Kamis, 07 Maret 2013

Microwave Menelusuri Jaringan Saraf pada Tubuh Manusia


Di era modern saat ini, mesin tidak hanya dipandang sebagai objek saja. Akan tetapi, mesin bagaikan benda hidup yang menjadi sahabat manusia, yang dapat mengerjakan segala aktivitas manusia. Misalnya, alat yang paling professional di dapur saat ini, yaitu oven microwave. Eiits, tunggu dulu! Sebelum kita membahas lebih lanjut, ada baiknya kita uraikan tentang oven microwave ini.


Oven Microwave
Oven microwave adalah alat memasak listrik yang menggunakan energi gelombang mikro untuk memanaskan makanan. pada oven microwave, energi listrik diubah menjadi energi gelombang mikro, kemudian energi gelombang mikro ini akan diubah menjadi panas pada molekul makanan yang dipanaskan. Oven microwave adalah gadget dapur modern yang semakin populer karena dapat memasak atau memanaskan makanan dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 18 kali lebih cepat dari kompor biasa.


Gelombang Mikro yang Istimewa
Oven microwave menggunakan gelombang mikro untuk memasak atau memanaskan makanan. Gelombang mikro yang digunakan oven microwave untuk memanaskan makanan mempunyai panjang gelombang 12,2 cm dan frekuensi 2,45 Gigahertz (2,45 juta getaran per detik). Spektrum gelombang ini terletak antara gelombang radio FM (frequency modulation) dan sinar infra merah.

Gelombang radio pada rentang frekuensi ini mempunyai sifat yang menarik, Karena dapat diserap oleh air, lemak, dan gula. Saat gelombang ini terserap suatu benda, gelombang ini langsung berubah menjadi panas gerakan atom. Gelombang mikro pada frekuensi ini mempunyai sifat menarik lainnya yaitu gelombang ini tidak terserap oleh kebanyakan jenis plastik, gelas atau keramik. Logam memantulkan gelombang mikro sehingga wadah yang terbuat dari logam tidak cocok untuk digunakan sebagai wadah dalam microwave.

Bahaya Oven Microwave
Sejak awal tahun 1961, seorang ilmuwan berkebangsaan Amerika, Keaton menemukan bahwa gelombang mikro pada mikrowave menelusuri jaringan saraf pada tubuh manusia yang menyebabkan akan terjadi suatu timbunan semacam zat hormon. Meskipun pelepasan gelombang mikro pada oven microwave sangat kecil, namun tetap saja dapat menimbulkan penyakit.
Pelimpahan elektromagnet pada oven micowave dapat mengakibatkan luka bakar yang tidak akan sembuh selamanya. Selain itu, microwave dapat merusak struktur medan magnet yang beradius 3-5 meter di sekitar oven microwave. Medan magnet yang ditimbulkan oleh getaran sel tubuh dapat dibikin kacau. Menurut hasil percobaan dari peneliti Amerika, bahwa dalam jangka lama berada di samping oven microwave dapat mengakibatkan denyut jantung menjadi lambat. Setelah sehari beraktivitas akan merasa sakit di sekujur tubuh, tidur terganggu dan juga terjadi perubahan pada daya ingat.

Pembuktian lain akan rawannya penggunaan microwave telah terbukti secara ilmiah melalui beberapa percobaan.
  • Resiko menggunakan microwave adalah karena instensitas radiasi listrik dan magnetik yang digunakan untuk memasak makanan. Radiasi bergerak dalam menghasilkan frekuensi yang cepat dalam perputaran molekul makanan dan mengubah polaritas menjadi miliar kali per menit. Panas yang dihasilkan mengakibatkan memasak dengan cepat, menyerang sistem kekebalan tubuh. Panas juga meningkatkan tingkat leukosit yang menyebabkan keracunan dan merusak sel, sehingga menyebabkan beberapa jenis penyakit, termasuk kanker. 
  • Oven microwave menggunakan teknologi yang berkontribusi pada risiko kesehatan. Panas menghancurkan kekuatan hidup dari makanan. Ia membunuh vitalitas makanan dan nutrisinya. Setelah membunuh gizi makanan, microwave memulai proses pembusukan makanan. 
  • Oven microwave menghalangi proses produksi hormon. Hal ini juga disebabkan oleh radiasi yang berbahaya.
  • Makanan dari oven microwave menghasilkan reaksi di perut serta pertumbuhan kanker usus, gangguan secara bertahap sistem pencernaan. Ini juga menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap vitamin.
  • "Dampak yang diukur pada manusia melalui konsumsi makanan microwave, tidak seperti makanan yang tidak diperlakukan, yakni perubahan darah, yang juga dapat ditemukan sebagai kondisi awal patologis yang juga menunjukkan proses awal kanker," Kata Dr Bernard Blanc. 
Perusakan oven microwave terhadap makanan juga sangat besae. Makanan yang telah dimasak atau yang hanya digoreng sejenak, ataupun makanan yang telah dibekukan sudah tidak terdapat lagi vitamin aktif apapun. Hanya tersisa sejumlah energi yang sekedarnya di dalam lambung. Oleh karena itu, jangan mengejar kemudahan dengan selalu menggunakan oven microwave saat memasak.

Tidak ada komentar: